Minggu, 02 Desember 2018

tugas 1





Private Sub biru_Click()
Label3.ForeColor = vbBlue

End Sub

Private Sub ketik_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
Label3 = ketik.Text
End If
End Sub

Private Sub merah_Click()
Label3.ForeColor = vbRed

End Sub

Private Sub miring_Click()
Label3.FontItalic = miring.Value
End Sub

Private Sub ok_Click()
Label3.Caption = ketik.Text
End Sub

Private Sub selesi_Click()
End

End Sub

Private Sub tebal_Click()
Label3.FontBold = tebal.Value
End Sub


APLIKASI GAJI







Private Sub cmdkeluar_Click()
End

End Sub

Private Sub cmdproses_Click()
txtgator = Val(txtgapok) + Val(txttunjangan) - Val(txtpotongan)
txtpajak = Val(txtgator) * 0.1
txtgajiterima = Val(txtgator) - Val(txtpajak)
End Sub

Private Sub cmdulang_Click()
txtgapok.SetFocus
txtgapok = ""
txttunjangan = ""
txtpotongan = ""
txtpajak = ""
txtgator = ""
txtgajiterima = ""
End Sub

Private Sub txtgapok_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txttunjangan.SetFocus
End If

End Sub




Private Sub txtpotongan_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtgator = Val(txtgapok) + Val(txttunjangan) - Val(txtpotongan)
txtpajak = Val(txtgator) * 0.1
txtgajiterima = Val(txtgator) - Val(txtpajak)
End If
End Sub

Private Sub txttunjangan_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtpotongan.SetFocus
End If

End Sub

TUGAS FONT



Private Sub biru_Click()
'membuat teks berwarna biru
hasil.ForeColor = vbBlue

End Sub

Private Sub coret_Click()
If coret.Value = 1 Then
hasil.FontStrikethru = True
Else
hasil.FontStrikethru = False
End If
End Sub

Private Sub garisbawah_Click()
'membuat garis bawah
If garisbawah.Value = 1 Then
hasil.FontUnderline = True
Else
hasil.FontUnderline = False
End If
End Sub

Private Sub hijau_Click()
'membuat teks berwarrna hijau
hasil.ForeColor = vbGreen
End Sub

Private Sub keluar_Click()
End

End Sub

Private Sub kuning_Click()
'membuat teks berwarna kuning
hasil.ForeColor = vbYellow

End Sub

Private Sub merah_Click()
'membuat teks berwarna merah
hasil.ForeColor = vbRed

End Sub

Private Sub miring_Click()
'membuat teks miring
If miring.Value = 1 Then
hasil.FontItalic = True
Else
hasil.FontItalic = Falseen
End If
End Sub

Private Sub tebal_Click()
'membuat teks Tebal
If tebal.Value = 1 Then
hasil.FontBold = True
Else
hasil.FontBold = False
End If

End Sub

tugas 1 diskon


Private Sub cmdhitung_Click()
txtdiskon = Val(txtawal) * 0.1
txtakhir = Val(txtawal) - Val(txtdiskon)

End Sub

Private Sub cmdquit_Click()
End

End Sub

Private Sub cmdulangi_Click()
txtawal.SetFocus
txtawal = ""
txtdiskon = ""
txtakhir = ""

End Sub

Minggu, 25 November 2018

tugas 1.5


Private Sub Command1_Click()
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text10 = Val(Text4) * Val(Text6)
Text11 = Val(Text3) - Val(Text7)
Text12 = Val(Text2) / Val(Text8)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
End
End Sub

Private Sub Command3_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub

Private Sub Text1_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text5.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text2_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text3_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text7.SetFocus
End If

End Sub

Private Sub Text4_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text6.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text5_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
End If
End Sub

Private Sub Text6_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text10 = Val(Text4) * Val(Text6)
End If
End Sub

Private Sub Text7_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text11 = Val(Text3) - Val(Text7)
End If
End Sub

Private Sub Text8_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text12 = Val(Text2) / Val(Text8)
End If
End Sub

tugas 1.4



Private Sub Command1_Click()
Text9 = Val(Text1) + Val(Text2)
Text10 = Val(Text4) * Val(Text6)
Text11 = Val(Text3) - Val(Text7)
Text12 = Val(Text2) / Val(Text8)
End Sub

Private Sub Command2_Click()
End
End Sub

Private Sub Command3_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = ""
Text2 = ""
Text3 = ""
Text4 = ""
Text5 = ""
Text6 = ""
Text7 = ""
Text8 = ""
Text9 = ""
Text10 = ""
Text11 = ""
Text12 = ""
End Sub

Private Sub Text1_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text5.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text2_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text8.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text3_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text7.SetFocus
End If

End Sub

Private Sub Text4_Keypress(Keyascii As Integer)
If Keyascii = 13 Then
Text6.SetFocus
End If
End Sub

tugas 1.3

Private Sub cmdbersih_Click()
txtn1.SetFocus
txtn1 = " "
txtn2 = " "
txtn3 = " "
End Sub

Private Sub cmdhitung_Click()
txtn3 = Val(txtn1) * Val(txtn2)
End Sub

Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub txtn1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtn2.SetFocus
End If

End Sub

Private Sub txtn2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtn3 = Val(txtn1) * Val(txtn2)
End If

End Sub



TUGAS 1.2

Private Sub cmdbersih_Click()
txtn1.SetFocus
txtn1 = " "
txtn2 = " "
txtn3 = " "
End Sub

Private Sub cmdhitung_Click()
txtn3 = Val(txtn1) * Val(txtn2)
End Sub

Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub txtn1_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtn2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub txtn2_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If KeyAscii = 13 Then
txtn3.SetFocus
End If

End Sub


Tugas 1.1


Private Sub Command1_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = " "
Text2 = " "
Text3 = " "
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Text1.SetFocus
Text1 = " "
Text2 = " "
Text3 = " "
End Sub

Private Sub Command3_Click()
End
End Sub

Private Sub Text1_keypress(keyascii As Integer)
If KeyPress = 13 Then
Text2.SetFocus
End If
End Sub

Private Sub Text2_keypress(keyascii As Integer)
If KeyPress = 13 Then
Text3.SetFocus
End If

End Sub

Senin, 19 November 2018

Bisnis online di Internet

Ekonomi merupakan pilar penting sebagai penunjang kelangsungan hidup suatu bangsa. Aspek ini sering dijadikan menu utama dalam melihat sebuah status. Di berbagai ruang-lingkup, status ekonomi menjadi isu populer yang secara umum pengaplikasiannya dapat terlihat dari kemampuan dalam memenuhi semua kebutuhan. Pengertian ini berlaku pada tataran keluarga maupun sekup yang lebih besar seperti sebuah organisasi. Pembahasannya sering dikait-kaitkan dengan pendapatan serta pengeluaran lengkap disertai data statistiknya.

Indonesia adalah negara dengan tingkat pertumbuhan ekonominya cukup positif. Fenomena yang nampak saat ini seperti gaya hidup masyarakat nan glamour mengarah pada konsumerisme, bertambahnya populasi usaha kecil menengah (UKM) serta prosentase peningkatan ekonomi menunjukkan angka yang stabil. Bahkan, saat badai krisis mendera bisnis global beberapa tahun yang silam kita sanggup bertahan. Walau tak semuanya indah namun kita patut bersyukur ada trend perubahan ke arah yang lebih baik. Pada sisi lain kita akan menemui cerita klasik yang selalu menarik untuk dicermati. Selain juga menjemukan karena sedari dulu telah ada, turun-temurun dan kini kian kompleks problematikanya. Apa lagi kalau bukan pengangguran? Masalah yang hampir pasti mengemuka di setiap waktu pemerintahan kita berjalan. Secara umum problem ini muncul akibat kurang-maksimalnya sistem untuk menyediakan atau menyerap angkatan kerja yang ada. Sejatinya, pada era informasi seperti sekarang ini telah tersedia banyak ruang dan kesempatan. Dalam kaitannya dengan lapangan pekerjaan, semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat hidup makmur serta berkecukupan. Untuk selanjutnya pembahasan akan kita pertajam sesuai tema artikel terbaru bisnis online di internet 2014 kali ini.

Artikel mengenai bisnis online internet

Dunia usaha memang tidak segampang yang kita angan-angankan. Ibarat anak yang sedang latihan berjalan seringkali harus jatuh untuk kemudian bangun lagi, berulang-ulang sampai akhirnya mahir untuk berjalan. Begitu juga dalam dunia bisnis, perniagaan atau serangkaian proses jual-beli produk baik berupa barang ataupun jasa, semua perlu proses. Dalam perjalanannya pasti menemui berbagai kondisi dan situasi yang akan menempa si pelaku untuk menjadikannya lebih kebal dan siap akan potensi masalah yang bisa muncul. Namun tak sedikit pula yang mundur, putus-asa dan berhenti tatkala mengalami sebuah problema dalam bisnis seraya menganggap bahwa semuanya sudah habis. Bisa jadi pesimisme semacam ini timbul karena memang minimnya pengetahuan dalam berwirausaha. Kembali ke topik kita, bahwa semua orang berhak untuk sukses. Jika sebelumnya kita hanya terpaku cara-cara konvensional (biasa-biasa saja), maka perlu perubahan pola pikir, termasuk juga revolusi dalam berbisnis. Telah banyak bahkan berjibun, artikel terbaru bisnis online di internet 2014 yang bertebaran. Kenapa kita tidak mencobanya?

Setidaknya kita pernah mencoba meskipun gagal daripada tidak pernah sama-sekali. Terlebih lagi, justru kegagalan itulah akan menjadi modal sangat berharga bagi kita untuk bangkit lagi. Bukankah kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda? Artinya kita dapat belajar dari kegagalan tersebut untuk kemudian memulai berbisnis kembali. Artikel terbaru tentang bisnis online di internet 2014 ini sengaja diterbitkan untuk sekedar berbagi wawasan, dengan harapan dapat di ambil manfaatnya, terutama untuk Anda calon-calon pengusaha masa depan.

Secara sederhana, apa pengertian "bisnis online" itu? Sesuai kalimatnya kita sudah bisa menerka atau mengira-ira.

Pengertian bisnis online adalah: Serangkaian usaha atau cara yang dilakukan untuk mendapatkan penghasilan dengan memanfaatkan berbagai media online di internet.

Jenis-jenis Bisnis Online
Secara garis besar bisnis online, internet marketing atau mencari uang lewat internet ini dapat dkelompokkan menjadi dua jenis, yaitu:

1. Bisnis Online Kreasi Produk
Merupakan berbagai jenis bisnis online yang dalam praktiknya memasarkan produk yang berasal dari hasil ciptaan (produksi) kita sendiri. Dengan begitu keuntungan yang diperoleh seluruhnya akan masuk ke kantong kita.

Contoh bisnis online kreasi produk
Produk berupa jasa : Jual jasa site building, Jasa mengelola website, Jual-beli saldo PayPal
Produk berupa barang : Semua jenis toko online (online shop) yang menjual barang fisik baik baru ataupun bekas (second) seperti Jual tas, Gadget, Handphone, Laptop, Butik online, menjual aksesoris tertentu, dll

2. Bisnis Online Afiliasi Produk
Afiliasi disini mengandung maksud bahwa kita sebagai pelaku yang memasarkan produk orang lain lewat fasilitas online di internet. Baik barang maupun jasa, produk-produk tersebut bukan ciptaan kita sendiri. Kita akan mendapatkan income sekian persen dari item yang berhasil kita jual, dimana besarnya pendapatan akan sesuai perjanjian dengan pemilik produk.

Contoh bisnis online afiliasi produk
PPS (Pay Per Sale), PTC (Paid to Click), PPC (Pay Per Click), PPL (Pay Per Lead), PPE (Pay Per Email) dan lain-lain

Alat Pembayaran pada Bisnis Online
Mengenai jenis pembayaran saat melakukan transaksi bisnis online, secara umum yang selama ini sering dipakai terdapat dua macam yakni via transfer uang di bank konvensional dalam satuan rupiah, atau melalui alat pembayaran online yang lazim menggunakan satuan dollar. Di Indonesia sendiri bank yang telah mendukung transfer uang dan biasa digunakan adalah BCA, Mandiri, BRI dll. Sedangkan jenis pembayaran online yang populer digunakan para online marketer sampai saat ini yaitu PayPal, Payza, Payoneer dll. Untuk perdagangan lintas negara (global) biasanya akan memakai opsi pembayaran yang kedua (online), namun begitu tergantung juga dengan kesepakatan di awal sebelum transaksi.

Kelebihan serta Keuntungan Bisnis Online bila dibandingkan Bisnis Offline
  • Jumlah modal yang dibutuhkan lebih sedikit dibanding bisnis offline dimana kita harus mempersiapkan segala-sesuatu dalam bentuk fisik seperti tempat usaha, kendaraan, papan reklame dsb
  • Praktis serta mudah dijalankan kapan saja, dimana saja dan lewat apa saja. Kaitannya dengan poin terakhir kita bisa menggunakan berbagai perangkat untuk mengakses internet seperti komputer maupun perangkat genggam yakni handphone dan tablet
  • Hemat waktu dan uang dimana kita tidak harus berhadapan langsung dengan calon pembeli. Hal ini karena semua proses dari penawaran produk, negoisasi sampai transaksi pembayaran sepenuhnya dilakukan secara online
  • Metode bisnis secara online menawarkan kebebasan waktu bagi para pelakunya. Anda tak akan terikat oleh waktu dan bisa bebas mengatur jadwal sesuka Anda. Bandingkan dengan jualan offline di daratan yang semua serba kaku serta harus selalu berada di tempat usaha. Hal ini sekaligus menjadi kelemahan dari bisnis offline bila dibandingkan dengan online
  • Data statistik mengatakan bahwa pengakses internet kian hari kian bertambah banyak jumlahnya. Trafik ini berlaku baik secara global maupun di negara kita sendiri. Selain itu, promosi bisnis melalui internetmempunyai keunggulan tersendiri dimana kita tak akan terbatas oleh satu segmen saja. Meski para pemasar cenderung menyukai segmen tertarget namun dimungkinkan mendapatkan sales dari semua segmen yang ada di masyarakat

Tentang IT Strategic Planning dan Kaitannya Dengan E-Government

IT Strategic Planning dan E-Government

E-Government dapat didefinisikan sebagai penggunaan informasi dan teknologi komunikasi untuk menyediakan dan meningkatkan layanan pemerintah dengan memungkinkan transaksi elektronik dan interaksi antara warga negara, bisnis, dan lembaga lain dari pemerintah. Pada postingan sebelumnya saya juga sudah membahas sebuah pengantar mengenai E-Government dan dapat dilihat di sini
Inpres 3/2003 tentang Kebijakan Dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government, telah mengamanatkan, diantaranya kepada setiap Gubernur dan Bupati/Walikota untuk mengambil langkah-langkah konkret yang diperlukan sesuai dengan tugas, fungsi dan kewenangannya masing-masing guna terlaksananya pengembangan e-Governmentsecara nasional.



Menurut Inpres No 3/2003:
Pengembangan e-governmentmerupakan upaya untuk mengembangkan penyelenggaraan kepemerintahan yang berbasis (menggunakan) elektronik dalam rangka meningkatkan kualitas layanan publik secara efektif dan efisien. Melalui pengembangan e-government dilakukan penataan sistem manajemen dan proses kerja di lingkungan pemerintah dengan mengoptimasikan pemanfaatan teknologi informasi. Pemanfaatan teknologi informasi tersebut mencakup 2 (dua) aktivitas yang berkaitan yaitu:
1. Pengolahan data, pengelolaan informasi, sistem manajemen dan proses kerja secara elektronis.
2. Pemanfaatan kemajuan teknologi informasi agar pelayanan publik dapat diakses secara mudah dan murah oleh masyarakat di seluruh wilayah negara
IT-Strategic Planning untuk pengembangan E-Government di seluruh dunia didorong oleh keinginan untuk meningkatkan efisiensi, aksesibilitas dan efektivitas pelayanan publik (Westland and Al-Khouri, 2010). Kontribusi dari E-Government terhadap masyarakat dapat dilihat pada gambar 1 berikut.

Gambar 1 Internal and External eGov Contributions (United Nations, 2008)

Dalam pertimbangan untuk fase berikutnya untuk pengembangan IT-Strategic Planning untuk Komisi Pemilihan Umum dan pemilu, adalah penting bahwa teknologi strategis dan manfaat yang akan diproyeksikan perlu secara lebih jelas dan fokus seperti alur yang telah digambarkan pada gambar 1.
Dampak penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam tata kelola menyangkut pada aspek-aspek:
a.       24/7 Service Model
Sistem dan proses harus disesuaikan dengan model layanan yang baru. Proses respon bahkan di tengah malam terhadap warga negara harus mendapatkan respon (otomatis) sesegera mungkin. Hal ini merupakan harapan warga negara terhadap layanan pemerintah mengenai layanan publik yang tersedia 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Layanan yang dimaksud di sini adalah layanan teknologi elektronik dengan teknologi modern selain daripada fax, telepon atau bahkan hubungan langsung. 
b.      Kebutuhan Informasi
Sebagai contoh sederhana, website terdiri dari banyak konten (informasi). Untuk hal yang seperti ini maka pemerintah harus mengumpulkan, menyediakan dan memperbarui konten dari portal web sehari-hari yang disediakan pemerintah untuk layanan masyarakat.
c.       Sumber Daya Manusia (SDM)
Untuk Teknologi Informasi dan Komunikasi yang efektif, maka pemerintah harus lebih memperhatikan SDM yang tersedia pada tiap-tiap departemen. Hal ini bisa dilakukan dengan mengadakan pelatihan untuk setiap pegawai yang ada di tiap-tiap departtemen untuk menghasilkan tenaga IT yang terampil.
d.      Keamanan (Security Measures)
Hampir setiap sistem komputer rentan terhadap serangan eksternal. Saat pemerintah melakukan proses pertukaran informasi, komunikasi dan transaksi ke masyarakat melalui jalur Internet, hal ini menjadi jauh lebih rentan. Perlindungan yang mungkin dilakukan adalah dengan memaksimalkan penggunaan anti-virus, firewall di gateway, teknologi enkripsi, dan alat-alat identifikasi otentik.
e.       Privacy
Layanan Teknologi Informasi yang berkembang pesat memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk memperoleh informasi rinci mengenai warga negara dan bisnis, bahkan mengetahui aktifitas masyarakat dan pelaku bisnis dari sistem komputer yang berbeda. Integrasi data dapat mengakibatkan situasi di mana privasi warga negara bisa dikatakan terancam. Ini adalah tanggung jawab pemerintah untuk membatasi penggunaan informasi pribadi, dan mengamankan informasi tersebut dari akses oleh pihak yang tidak diinginkan. Karena perhatian publik mengenai privasi di beberapa negara telah diatur dalam undang-undang dan perlindungan data.
f.       Departmen IT
Dengan penerapan e-governance, Teknologi Informasi menjadi semakin penting dalam kegiatan operasional pemerintah. Kebutuhan akan profesionalisme tiap-tiap departemen akan meningkat terutama pada aspek pengelolaan Teknologi Informasi. tidak hanya selama implementasi, tetapi juga untuk pemeliharaan perangkat lunak, perangkat keras dan infrastruktur.

Setelah melakukan assesment terhadap teknologi yang ada sekarang dan setelah menjalankan analisis SWOT di lingkungan Komisi Pemilihan Umum, maka langkah selanjutnya adalah mengembangkan rencana strategis bagi organisasi Komisi Pemilihan Umum, yang pertama dan yang menjadi hal utama adalah dari mana memulai pengembangan. Gambar 2.3 berikut memberikan panduan langkah demi langkah untuk mendapatkan perencanaan strategis proses berlangsung. Diagram gambar 2 menggambarkan proses perencanaan strategis pemilihan umum dari International Foundation For Election System. Bagian-bagian yang ada mengambil langkah proses perencanaan strategis dan metodologi yang dapat digunakan untuk menyelesaikan setiap langkah selanjutnya (Baxter dalam http://aceproject.org)

Gambar 2  Skema Proses Strategic Planning(Strategic Planning for Election
 Organisations, International Foundation For Election Systems,
Baxter dalam http://aceproject.org/)

Setelah menjalankan proses rencana strategis yang telah disusun, maka perencanaan tersebut diharapkan menjadi lebih terintegrasi dengan kegiatan perencanaan tahunan. Salah satu tujuan dari rencana ini adalah dengan menerapkan Teknologi Informasi dan Komite Pengarah yang akan membantu dalam perencanaan dan arah kebutuhan teknologi masa depan. Berdasarkan analisis SWOT pada departemen Information Technology Strategic di Rockingham County North Carolina, Amerika Serikat, menyimpulkan bahwa dibutuhkan ruang untuk perbaikan dan kebutuhan strategis yang terarah. Departemen ini memunculkan sebuah strategi teknologi sebagai fungsi tambahan untuk memaksimalkan pelayanan publik dan sektor jasa. Departemen ini membangun kekuatan dan fokus pada  pengembangan dan perbaikan struktur teknologi yang membahas strategi, rincian dan peta jalan untuk pengembangan teknologi informasi pada tahap berikutnya, dengan fokus tiap-tiap departemen yang terdiri dari empat strategi utama seperti pada gambar 3 (Department of Information Services, Rockingham County North Carolina, 2010).
Yang menjadi fokus utama terletak pada kuadaran pertama yaitu Efisiensi dan efektifitas pengeluaran/pembiayaan pada pemerintah. Hal ini sangat berguna untuk dibahas yang terkait dengan penghematan sumber keuangan pemerintah terutama untuk menekan pengeluaran pemerintah setiap menjalankan kegiatan Pemilu/Pemilukada di Indonesia.


Gambar 3 Strategi Utama Pengembangan Teknologi Informasi (Information
        Technology Strategic Plan for 2010-2013, Rockingham County

Teknologi SOAP ( Simple Object Acces Protocol )

Teknologi SOAP dan Perangkat Mobile

Salah satu kegunaan perkembangan teknologi informasi berbasis mobile adalah untuk memudahkan siapa saja dalam mengakses informasi melalui perangkat mobile seperti handphone. Seperti contoh  dalam bidang pendidikan para mahasiswa tidak perlu harus kekampus jika ingin melihat nilai ataupun informasi yang berhubungan dengan perkuliahan. Karena dengan menggunakan teknologi berbasis mobile kita dapat menggunakan perangkat dan konektivitas apapun untuk bekerja. Dengan demikian teknologi berbasis mobile ini bisa menjadi solusi bagi para mahasiswa yang tinggal di lingkungan perkotaan yang penuh kemacetan.

Begitu juga SOAP, yang didefinisikan sebagai Simple Object Access Protocol, yang merupakan spesifikasi protocol untuk bertukar informasi yang terstruktur dalam pelaksanaan Layanan Web di jaringan komputer.

Extensible Markup Language (XML), SOAP dan Perangkat Mobile

Hal ini bergantung pada Extensible Markup Language (XML) sebagai format pesan, dan biasanya bergantung pada protocol lain yang menjadi Layer Aplikasi terutama Remote Procedure Call (RPC) dan HTTP untuk negosiasi dan transmisi pesan. SOAP dapat membentuk lapisan dasar dari stack protocol layanan web, pesan menyediakan kerangka dasar atas mana layanan web dapat dibangun. Protocol berbasis XML ini terdiri dari tiga bagian amplop yang mendefinisikan apa yang ada dalam pesan dan bagaimana proses itu satu set aturan pengkodean untuk mengungkapkan kasus defined datatypes aplikasi, dan konvensi untuk mewakili panggilan prosedur dan tanggapan. 

SOAP dibangun dengan menggunakan protocol komunikasi HTTP. Karena HTTP didukung oleh semua browser dan server, maka SOAP dapat berkomunikasi dengan berbagai aplikasi meskipun terdapat perbedaan sistem operasi, teknologi, dan bahasa pemrogramannya, dikarenakan protocol ini memanfaatkan berbagai teknologi yang sudah ada sebelumnya dan sudah banyak digunakan. Misalnya untuk protocol transport, yang paling banyak digunakan adalah HTTP, walaupun dimungkinkan untuk menggunakan protocol transport lainnya. Sedangkan untuk format data atau message digunakan XML yang tidak diragukan lagi manfaat dan perannya di dalam pertukaran data. 

SOAP membentuk lapisan dasar dari tumpukan layanan Web, pesan menyediakan kerangka kerja dasar yang lebih abstrak lapisan bisa membangun. SOAP bekerja dengan mengirimkan pesan permintaan oleh klien ( simpul jaringan ) ke server node dan kembali mendapat pesan respon dari server dan pola ini biasanya disebut RPC ( Remote Procedure Call ) yang merupakan pola yang paling umum digunakan dalam SOAP.

Peran SOAP Dalam Teknologi Web Service

Peran SOAP di dalam teknologi web serviceadalah sebagai protocol pemaketan untuk pesan (messages) yang digunakan secara bersama oleh aplikasi-aplikasi penggunanya. Spesifikasi yang digunakan tidak lebih seperti sebuah amplop biasa berbasis XML untuk informasi yang ditransfer, serta sekumpulan aturan bagi translasi aplikasi dan tipe-tipe data platform yang spesifik menjadi bentuk XML. Desain bentuk dari SOAP membuatnya cocok untuk berbagai pertukaran pesan pada aplikasi.

SOAP adalah protocol untuk pertukaran informasi dengan desentralisasi dan terdistribusi. SOAP dibangun dengan menggunakan protocol komunikasi HTTP. Karena HTTP didukung oleh semua browser dan server, maka SOAP dapat berkomunikasi dengan berbagai aplikasi meskipun terdapat perbedaan sistem operasi, teknologi, dan bahasa pemrogramannya. Peran SOAP di dalam teknologi web service adalah sebagai protocol pemaketan untuk pesan-pesan (messages) yang digunakan secara bersama oleh aplikasi-aplikasi penggunanya. Spesifikasi yang digunakan tidak lebih seperti sebuah amplop biasa berbasis XML untuk informasi yang ditransfer, serta sekumpulan aturan bagi translasi aplikasi dan tipe-tipe data platform yang spesifik menjadi bentuk XML. Desain bentuk dari SOAP membuatnya cocok untuk berbagai pertukaran pesan pada aplikasi.

Teknologi SOAP ( Simple Object Acces Protocol ) dan PHP

SOAP juga merupakan kumpulan class-class PHP yang memungkinkan  user untuk mengirim  dan menerima pesan SOAP melalui protocol HTTP. Operasi-operasi pengiriman pesan SOAP dijalankan dengan melibatkan paramater nama operasi yang diinginkan melalui method call. Jika web service yang dituju menyediakan  sebuah file WSDL(Web Service Description Language), maka class soapclient” akan mengacu langsung pada URL file WSDL  tersebut dan menggunakan class “wsdl” untuk mem-parsing file WSDL dan mengekstrak seluruh datanya. Class “wsdl” menyediakan method-method untuk mengekstrak data per operasi dan per binding.

Class soapclient” menggunakan data dari file WSDL untuk menerjemahkan  parameter-parameternya sekaligus menyusun SOAP envelope ketika user mengeksekusi suatu pemanggilan service. Ketika pemanggilan ini dieksekusi, class soapclient” menggunakan “soap_transport_http” untuk mengirim pesan SOAP request dan menerima pesan SOAP respons. Selanjutnya pesan SOAP respons yang diterima di parsing dengan menggunakan class “soap_parser”.

Jika web service yang dituju menyediakan file WSDL, pemanggilan service dilakukan dengan mengeksekusi method call pada class soapclient” dengan melibatkan parameter argumen yang disediakan oleh file WSDL. Dalam membangun sebuah sistem aplikasi berbasis web dengan teknologi SOAP, dibutuhkan dua komponen utama yaitu, server sebagai provider entity dan client sebagai requester entity.

Pengertian Sistem Informasi

konsep sistem informasi




Konsep Dasar Sistem


Sistem pada dasarnya adalah sekelompok unsur yang erat hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Secara sederhana sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen, atau variabel-variabel yang terorganisasi, saling berinteraksi, saling tergantung satu sama lain dan terpadu. Sistem bisa berupa abstraksi atau fisis (Gordon B. Davis, 2002). Sistem yang abstrak adalah susunan yang teratur dari gagasan-gagasan atau konsepsi yang saling tergantung. Sedangkan sistem yang bersifat fisis adalah serangkaian unsur yang bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan (Tata Sutabri, 2004).


Dari definisi di atas maka dapat diketahui manfaat sistem yaitu untuk menyatukan atau mengintegrasikan semua unsur yang ada dalam suatu ruang lingkup, dimana komponen-komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri. Komponen atau sub sistem harus saling berintegrasi dan saling berhubungan untuk membentuk satu kesatuan sehingga sasaran dan tujuan dari sistem tersebut dapat tercapai. Pendekatan sistem yang merupakan kumpulan dari komponen atau elemen-elemen merupakan definisi yang lebih luas dibandingkan dengan pendekatan sistem yang prosedural.

Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama atau sekumpulan objek-objek yang saling berelasi dan berinteraksi (Hanif Al Fata, 2007).



Konsep Dasar Serta Pengertian Data dan Informasi

Data dalah kumpulan fakta yang tidak teroganisir. Pengolahan data akan mengubah data mentah menjadi informasi (Nurwono, 1994). Informasi adalah hasil pengolahan data yang diperoleh dari setiap elemen sistem menjadi bentuk yang mudah dipahami oleh penerimanya dan informasi ini menggambarkan kejadian-kejadian nyata untuk menambah pemahamannya terhadap fakta-fakta yang ada, sehingga dapat digunakan untuk pengambilan suatu keputusan. Sumber informasi adalah data. Data adalah kenyataan yang menggambarkan kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata (Tata Sutabri, 2004).
Kualitas dari suatu informasi tergantung dari 3 (tiga) hal yaitu :
1.      Akurat (accurate)
Informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak boleh menyesatkan. Akurat juga berarti bahwa informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.
2.      Tepat waktu (timelines)
Informasi yang sampai pada penerima tidak boleh tertunda. Informasi yang sudah usang nilainya akan berkurang. Karena informasi merupakan landasan didalam pengambilan suatu keputusan.
3.      Relevan (relevance)
Informasi tersebut mempunyai manfaat untuk penggunanya. Relevansi informasi untuk setiap orang, satu dan lainnya pasti berbeda.


Transformasi Data Menjadi Informasi

Data hanyalah sekumpulan fakta. Namun fakta-fakta tersebut bisa memberikan suatu informasi penting setelah diolah oleh proses-proses pengolahan, analisis, dan sintesis. Pada sistem terkomputerisasi proses penyimpanan data, proses pengolahan,analisis, dan sintesis dan proses penampilan informasi bisa dilakukan oleh komputer.

Contoh data adalah: kumpulan data produk kerajinan, nota-nota transaksi perusahaan, dan sebagainya. Data tersebut akan diolah menjadi suatu informasi. Contoh Informasi adalah: Nilai rata-rata mahasiswa untuk matakuliah tertentu (diperoleh dari penjumlahan seluruh data nilai suatu matakuliah dibagi dengan jumlah mahasiswa). Contoh yang lain adalah: laporan pendapatan perusahaan (diperoleh dari analisa nota-nota transaksi perusahaan).

Pengertian Sistem Informasi
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan (Tata Sutabri, 2004).
Manfaat adanya sistem informasi dalam suatu instansi yaitu:
1.      Menyajikan informasi guna mendukung pengambilan suatu keputusan.
2.      Menyajikan informasi guna mendukung operasi harian.
3.      Menyajikan informasi yang berkenaan dengan kepengurusan.

Beberapa komponen sistem informasi dapat diklasifikasikan sebagai :
1.      Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.
2.  Manusia (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tata cara menggunakan mesin.
3.      Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.