Jumat, 30 Agustus 2019

 BAHASA PEMROGRAMAN 2

A.      PROGRAM FAKTORIAL
                                          COODING


                               HASIL OUTPUT



B.      PROGRAM PENJUMLAHAN

                                          COODING




                               HASIL OUTPUT


Senin, 19 Agustus 2019

LOOPING / PERULANGAN

1.   Pengertian
Looping adalah Suatu intruksi untuk membentuk aksi kerja secara berulang pada blok yang sama, dimana didalam blok yang akan diulang ada terdapat statement atau pernyataan. Ada tiga macam jenis dari struktur kontrol pengulangan yaitu :
  1. While
  2. Do-while
  3. For loops
Pernyataan-pernyataan di atas menciptakan loop. Loop secara berulang mengeksekusi sebarisan instruksi yang sama sampai kondisi akhir ditemui. Dengan kata lain, looping atau loop artinya mengulangi eksekusi blok program tertentu sampai tercapai kondisi untuk menghentikannya (terminasi). Setiap perulangan memiliki 4 bagian yaitu :
ü  inisialisasi (initialization),
ü  badan program (body) / statement,
ü  iterasi (iteration), dan
ü  termination.

1.1  Statement While
Pernyataan while loop adalah pernyataan atau blok pernyataan yang diulang-ulang sampai mencapai kondisi yang cocok.
Bentuk pernyataan while,


while( boolean_expression ){
statement1;
statement2;
. . .
}
Pernyataan di dalam while loop akan dieksekusi berulang-ulang selama kondisi boolean_expression bernilai benar (true). Contoh pada kode di bawah ini:

int i = 8;
while ( i > 0 ){
System.out.print(i);
i--; }

Contoh di atas akan mencetak angka 87654321 pada layar. Perlu dicatat jika bagian i--; dihilangkan, akan menghasilkan pengulangan yang terus menerus (infinite loop). Sehingga, ketika menggunakan while loop atau bentuk pengulangan yang lain, pastikan Anda memberikan pernyataan yang membuat pengulangan berhenti pada suatu kondisi.

1.2   Statement Do While
Do-while loop mirip dengan while-loop. Pernyataan di dalam do-while loop akan dieksekusi beberapa kali selama kondisi bernilai benar(true). Perbedaan antara while dan do-while loop adalah dimana pernyataan di dalam do-while loop akan dieksekusi sedikitnya satu kali.
Bentuk pernyataan do-while,

do{
statement1;
statement2;
. . .
}while( boolean_expression );

Pernyataan di dalam do-while loop akan dieksekusi pertama kali, dan akan dievaluasi kondisi dari boolean_expression. Jika nilai pada boolean_expression tersebut bernilai true, pernyataan di dalam do-while loop akan dieksekusi lagi.
Berikut ini beberapa contoh do-while loop:
Contoh 1:
int x = 0;
do
{
System.out.println(x);
x++;
}while (x<5);
Contoh ini akan memberikan output 01234 pada layar.

Contoh 2:
//infinite loop
do{
System.out.println(“hai”);
} while (true);
Contoh di atas akan melakukan pengulangan terus menerus yang menulis kata “hai” pada layar.

Contoh 3:
//one loop
// statement is executed once
do
System.out.println(“hai”);
while (false);
Contoh di atas akan memberikan output hai pada layar.

1.3  Statement Perulangan For
Perulangan for menyediakan sarana mengulang kode dalam jumlah yang tertentu. Pengulangan ini terstruktur untuk mengulangi kode sampai tercapai batas tertentu.
Berikut bentuk dasar perulangan for :
for(InitializationExpression; LoopCondition; StepExpression)
statement
ü  InitializationExpression, digunakan untuk inisialisasi variabel kendali perulangan.
ü  LoopCondition, membandingkan variabel kendali perulangan dengan suatu nilai batas.
ü  StepExpression, menspesifkasikan cara variabel kendali dimodifikasi sebelum iterasi berikutnya dari perulangan.

Contoh:
public class ForMaharani
{
public static void main(String[] args)
{
int i;
for (i = 1;i<10;i++)
System.out.println(i);
}
}
Hasil (output) dari contoh listing program di atas:
1
2
3
4
5
6
7
8
9



Contoh Kasus
1. Buat program mencetak segitiga siku-siku menggunakan perulangan for!
Output yang dihasilkan:

Langkah-langkah pengerjaan:
  1. Jalankan Netbeans Anda.
  2. Lalu buat file project baru dengan memilih menu File – New Project, atau dengan menggunakan hotkey Ctrl+Shift+N.
  3. Pilih jenis project yang akan dibuat (Java – Java Application)
  4. Tentukan nama project dan lokasi penyimpanan project. Contoh: nama project: SegitigaSiku, dan nama kelas: SegitigaSiku

  1. Ketikkan kode program di bawah ini pada code editor
package segitigasikumahar;

import java.io.*;
public class SegitigaSikuMahar {

    public static void main(String[] args) throws Exception{
        DataInputStream masukan = new DataInputStream(System.in);
       
        String strtinggi = null;
       
        System.out.println("Segitiga SIku-Siku");
        System.out.print("Masukkan Tinggi : ");
        strtinggi = masukan.readLine();
       
        int tinggi, i, j, k;
        tinggi = Integer.parseInt(strtinggi);   // mengubah inputan variabel strtinggi dengan
// tipe String ke variabel tinggi dengan tipe data integer
        
        /* perulangan for i melakukan perulangan dari 1 sampai sebanyak nilai variabel tinggi yang
dimasukkan(perulangan baris / banyaknya baris yang akan dicetak) */
        for(i=1;i<=tinggi;i++){
       
/* perulangan for j melakukan perulangan spasi(" ")sebanyak nilai variabel tinggi dan berkurang
1 setiap perulangannya(berpindah baris) sampai jumlah spasi(" ") yang dicetak pada baris yang
bersangkutan berjumlah 1 */
            for(j=tinggi;j>=i;j--){
                System.out.print(" ");
            }

/* perulangan for k melakukan perulangan bintang("*")dari 1 sampai sebanyak nilai variabel tinggi dan bertambah 1 setiap perulangannya sampai jumlah bintang("*") yang dicetak sama dengan nilai variabel tinggi yang diinput  */
            for(k=1;k<=i;k++){     
                System.out.print("*");
            }

// perintah berganti baris ini dilakukan setiap selesai 1x dalam melakukan perulangan j dan perulangan k
            System.out.print("\n");
        }
    }
}


  1. Build project tersebut dengan memilih menu Run => Build Main Project, atau dengan menggunakan hotkey F11.
  2. Jika tidak ada kesalahan (BUILD SUCCESSFUL), jalankan project tersebut dengan memilh menu Run => Run Main Project, atau dengan menggunakan hotkey F6.


2. Buat program deret fibonaci. Output yang dihasilkan adalah sebagai berikut:


Jawaban:
  1. Jalankan Netbeans Anda
  2. Lakukan langkah-langkah pengerjaan seperti contoh kasus sebelumnya.
  3. Pada code editor Netbeans, ketikkan program berikut:
cpackage maharani;

/**
 *
 * @author Shinigami
 */
import java.io.*;
public class Maharani {

    public static void main(String[] args) throws Exception{
        BufferedReader masuk = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
       
        String jumlahfibo = null;
        int a=0, b=1, c=0, i=1;

            System.out.print("Masukkan jumlah deret : ");
            jumlahfibo = masuk.readLine();
           
            int jumlah;
            jumlah = Integer.parseInt(jumlahfibo);
           
                                System.out.println(a);
                                System.out.println(b);
                                do {
                                                c = a + b;
                                                System.out.println(c);
                                                a = b;
                                                b = c;
                        i++;
                                } while (i < (jumlah-1));
                  }
    }



Jumat, 25 Januari 2019

Macam macam Hacker



A. Grey Hat Hacker
Jenis hacker ini merupakan jenis hacker yang sifatnya berada di antara white hat hacker dan black hat hacker. Hacker yang satu ini tidak memiliki ketetapan dalam memegang prinsipnya. Oleh sebab itu, jenis hacker yang satu ini biasanya memegang standar etika yang sifatnya ganda pada setiap kegiatan hacking-nya. Jadi, bisa dalam beberapa saat hacker ini memegang teguh prinsip hacker namun pada keadaan yang lain hacker yang satu ini dapat melanggar batas-batas hukum yang telah ditetapkan.

B. Script Kiddie Hacker
Hacker ini merupakan jenis hacker yang tidak begitu menguasai mengenai sistem komputer. Namun bukan berarti hacker ini tidak dapat menembus suatu sistem komputer, hacker jenis ini masih dapat menembus sistem komputer dengan cara memanfaat software buatan orang lain.

C. Hacktivist Hacker
Kemampuan jenis hacker ini digunaka untuk menebar pesan-pesan yang sifatnya bersinggungan dengan politik, ideology beserta agama. Biasanya jenis hacker ini melakukan teknik deface pada setiap website yang berhasil mereka retas yang tujuannya digunakan untuk menampilkan pesan-pesan tersebut pada website yang menjadi korban retasan hacker.

D. Black Hat Hacker
Hacker ini merupakan tipe hacker yang kegiatan hackingnya dilakukan untuk menembus sistem keamanan suatu sistem dengan tujuan utamanya adalah melakukan kerusakan. Mulai dari pencurian identitas, menghapus file dan berbagai jenis kerusakan lain yang pada intinya sifatnya sangat merugikan. Jenis hacker ini biasa disebut cracker.

E. White Hat Hacker
Hacker ini merupakan hacker yang sangat teguh pada setiap prinsip standar etika yang sudah ditetapkan. Dalam arti, setiap aktivitas hacking yang dilakukan sifatnya tidak boleh merugikan pihak lain. Lalu untuk apa hacker tersebut melakukan aktivitas hacker? Tujuan tipe hacker ini dalam setiap kegiatan hacking yang dilakukannya sifatnya untuk uji ketahanan suatu sistem atau server. Oleh sebab itu, tipe hacker ini selalu suka mempelajari tentang suatu sistem dan kebanyak hacker tipe ini berprofesi sebagai konsultan keamanan suatu server atau website.

Setelah membaca pemaparan di atas, mungkin sudah terbesit dalam benak Anda untuk menjadi seorang Hacker.

Macam macam jenis Virus



1. Spoofing

Spoofing adalah teknik untuk mendapatkan akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi. Dalam teknik Spoofing, untuk memalsukan bahwa mereka adalah host yang terpercaya, penyerang berpura-pura agar pengguna tidak mengetahui teknik ini.

2. DDOS (distributed denial of service)

Serangan DDOS merupakan serangan trhadap komputer atau server di dalam sebuah jaringan dengan cara menghabiskan resource yang dimiliki komputer. Sehingga komputer tersebut tidak bisa berjalan dengan baik sehingga secara tidak langsung mencegah pengguna lain memperoleh akses layanan dari komputer yang diserang.

3.DNS Poisoning

DNS Poisoning adalah cara untuk menembus pertahanan dengan menyampaikan IP Address mengenai host. DNS Poisoning mempunyai tujuan mengalihkan lalu lintas paket data dari tujuan aslinya.

4. Sniffer

Sniffer Paket atau penganalisa paket dapat pula diartikan 'penyadap paket') yang juga dikenal sebagai Network Analyzers atau Ethernet Sniffer ialah sebuah aplikasi yang dapat melihat lalu lintas data pada jaringan komputer. Dikarenakan data mengalir secara bolak-balik pada jaringan, aplikasi ini menangkap tiap-tiap paket dan kadang-kadang menguraikan isi dari RFC(Request for Comments) atau spesifikasi yang lain. Berdasarkan pada struktur jaringan (seperti hub atau switch), salah satu pihak dapat menyadap keseluruhan atau salah satu dari pembagian lalu lintas dari salah satu mesin di jaringan.


5. Trojan Horse

Trojan horse atau Kuda Troya atau yang lebih dikenal sebagai Trojan dalam keamanan komputer merujuk kepada sebuah bentuk perangkat lunak yang mencurigakan (malicious software/malware) yang dapat merusak sebuah sistem atau jaringan. Tujuan dari Trojan adalah memperoleh informasi dari target (password, kebiasaan user yang tercatat dalam system log, data, dan lain-lain), dan mengendalikan target (memperoleh hak akses pada target).


6. SQL Injection

Injeksi SQL atau SQL Injection memiliki makna dan arti yaitu sebuah teknik yang menyalahgunakan sebuah celah keamanan yang terjadi dalam lapisan basis data sebuah aplikasi. Celah ini terjadi ketika masukan pengguna tidak disaring secara benar dari karakter-karakter pelolos bentukan string yang diimbuhkan dalam pernyataan SQL atau masukan pengguna tidak bertipe kuat dan karenanya dijalankan tidak sesuai harapan.
7. Worm
Meskipun tidak terlalu berbahaya, namun jika dibiarkan terus menerus maka virus ini akan membuat penyimpanan komputer anda penuh dengan sangat cepat. Pasalnya, Worm sendiri merupakan salah satu virus yang mempunyai kemampuan menggandakan diri. Tentu saja ini tidak bisa terlalu lama dibiarkan berada di dalam komputer. Selain itu, Worm dapat menginfeksi komputer pengguna melalui email dan jaringan internet, sama halnya dengan Trojan.
8. Memory Resident Virus
Memory Resident Virus merupakan jenis virus komputer yang diciptakan untuk menginfeksi memori RAM. Tentu efek yang ditimbulkan dari virus ini akan mengganggu program komputer dan bahkan dapat membuat komputer menjadi sangat lambat. Adapun Memory Resident Virus akan aktif secara otomatis ketika sistem operasi komputer dinyalakan.
9. Multipartite Virus
Fungsinya sendiri sebenarnya hampir sama dengan Memory Resident Virus, yakni sama-sama menyerang memori RAM yang kemudian akan menginfeksi sistem operasi tertentu lalu setelah itu merambah kebagian hardisk. Jika tidak diatasi dengan segera maka virus ini akan sangat menggangu. Pasalnya, Multipartite Virus sendiri mempunyai kemampuan menyerang dengan cepat sehingga dinilai sangat membahayakan kesehatan RAM maupun Hardisk komputer anda.
10. Web Scripting Virus
Web Scripting sebenarnya bukan sebuah virus, melainkan adalah suatu kode program yang digunakan untuk mengoperasikan konten yang ada dalam website. Kenapa jadi digolongkan sebagai virus? Meskipun fungsinya demikian, namun karena Web Scripting kerap mengganggu program-program pada komputer, hal itulah yang kemudian membuatnya digolongkan sebagai salah satu virus yang bernama Web Scripting Virus
11. FAT Virus
FAT Virus atau File Allocation Table Virus adalah sejenis virus komputer yang mempunyai kemampuan untuk merusak file yang ada pada perangkat komputer kita. Selain itu, kemampuan virus ini yang sangat berbahaya adalah dapat dengan mudah menyebunyikan berbagai file penting kita, sehingga seakan-akan file tersebut hilang atau telah terhapus.
12. Companion Virus
Companion Virus juga merupakan salah satu jenis virus yang dapat mengganggu data-data pribadi kita. Virus ini sendiri sulit dideteksi, karena mempunyai kemampuan bersembunyi di dalam hardisk, dan bahkan dapat mengubah format data kita menjadi format data file palsu. Contohnya, Data Kita.jpg dirubah virus ini menjadi Data Kita.Apk. Dengan itu, otomatis kita akan dibuat kesulitan mencari data yang sesungguhnya.
13. Polymorpic Virus
Polymorpic Virus merupakan salah satu virus yang sangat sulit untuk dideteksi dan dibersihkan, karena virus ini sendiri mempunyai kemampuan yang sedikit pintar. Pasalnya, Polymorpic Virus dapat membuat dirinya bersandi dengan otomatis saat sedang menginfeksi sistem. Bahkan, virus ini serta mempunyai kemampuan untuk mengubah strukturnya dan memanipulasi antivirus agar tidak menggolongkannya sebagai sebuah virus.
14. Directory Virus
Directory Virus adalah sejenis virus yang dapat menginfeksi file berekstensi .exe, cara kerjanya adalah membuat sebuah program .exe tersebut hilang atau error tanpa alasan jelas saat sedang dijalankan. Dan saat anda menjalankan program tersebut, maka secara otomatis virus ini juga akan bekerja dan akan menginfeksi sistem lain. Jika virus ini sudah mulai menginfeksi, komputer anda kemungkinan akan melambat dan banyak program yang tidak dapat dibuka. Serta antivirus sendiri tidak mempan untuk membersihkan Directory Virus ini.
15. Macro Virus
Macro Virus biasanya akan mengganggu sekaligus menginfeksi file-file makro seperti .docm, .xls, .pps dan sejenisnya. Virus ini dibuat dengan bahasa pemrograman suatu aplikasi, justru hal itu dinilai lebih sulit dibanding dengan bahasa pemrograman suatu sistem operasi. Untuk penyebarannya sendiri, Macro Virus sering kali datang dari email-email yang pengguna terima.
16. Boot Sector Virus
Boot Sector Virus tidak menyerang program-program yang terdapat pada komputer anda, namun justru langsung menyerang bagian terkecil dalam hardisk yang disebut dengan sektor boot. Sementara Boot Sector Virus biasanya bersembunyi di dalam komponen floppy disk. Dengan kemampuan tersebut, virus ini lebih diunggulkan karena dapat bergerak ke mana pun dan menginfeksi file apa pun yang ada pada hardisk tersebut.
17. Overwrite Virus
Overwrite Virus ternyata memiliki kemampuan yang cukup hebat untuk sebuah virus, karena mampu menghapus file atau data yang sudah terinfeksi tanpa mengurangi kapasitas hard disk komputer anda. Artinya, virus ini dapat menghapus berbagai data yang ada pada perangkat komputer pengguna, baik itu data penting atau pun yang tidak semuanya bisa saja terhapus dengan otomatis tanpa mengurangi kapasitas hardisk anda. Misalnya, anda memiliki data sebesar 1 GB. Data tersebut kemudian hilang dengan otomatis dikarenakan terinfeksi oleh Overwrite Virus. Meskipun demikian, kapasitas hardisk anda akan tetap terpakai sebanyak 1 GB walaupun sebenarnya data tersebut sudah terhapus.
18. Direct Action Virus
Virus ini tergolong mudah dibersihkan dan biasanya sering menginfeksi jenis file Bat Autoxec yang ada pada hardisk. Direct Action Virus sendiri akan aktif secara otomatis saat sistem operasi komputer dinyalakan. Bahaya yang lain dari virus ini adalah mampu menginfeksi perangkat eksternal seperti flashdisk dan lainnya.

Sabtu, 12 Januari 2019

Tugas 3.5



TUGAS 3.5

Private Sub cmdBatal_Click()
txtNama = ""
txtNik = ""
txtGol = ""
txtKode = ""
txtStatus = ""
txtTahun = ""
txtJabatan = ""
txtBagian = ""
txtGapok = ""
txtTunjangan = ""
txtTotalg = ""
txtTerbilang = ""
End Sub

Private Sub cmdKeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub cmdLagi_Click()
txtNama = ""
txtNik = ""
txtGol = ""
txtKode = ""
txtStatus = ""
txtTahun = ""
txtJabatan = ""
txtBagian = ""
txtGapok = ""
txtTunjangan = ""
txtTotalg = ""
txtTerbilang = ""
End Sub

Private Sub cmdProses_Click()
Dim kode As String

txtTahun = Left(txtNik.Text, 4)
txtKode = Mid(txtNik, 7, 1)

kode = Mid(txtNik.Text, 5, 1)
If kode = "A" Then
txtGol = "A"
txtJabatan = "Manager"
txtGapok = "4000000"
txtTunjangan.Text = "1025000"
ElseIf kode = "B" Then
txtGol = "B"
txtJabatan = "Ka. Seksi"
txtGapok = "3500000"
txtTunjangan = "975000"
ElseIf kode = "C" Then
txtGol = "C"
txtJabatan = "Staff"
txtGapok = "Ka. Seksi"
txtTunjangan = "925000"
End If

kode = Right(txtNik, 3)
If kode = "KEU" Then
txtBagian = "Accounting"
ElseIf kode = "ADM" Then
txtBagian = "Administrasi"
ElseIf kode = "SDM" Then
txtBagian = "General Affair"
ElseIf kode = "EDP" Then
txtBagian = "IT Unit"
ElseIf kode = "SPM" Then
txtBagian = "Security"
End If

kode = Mid(txtNik, 7, 1)
If kode = "S" Then
txtStatus = "Single"
ElseIf kode = "M" Then
txtStatus = "Menikah"
ElseIf kode = "J" Then
txtStatus = "Janda"
ElseIf kode = "D" Then
txtStatus = "Duda"
End If

txtTotalg = Val(txtGapok) + Val(txtTunjangan)

If txtTotalg.Text <> "" Then
    txtTerbilang.Text = AngkaTerbilang(txtTotalg.Text) + "Rupiah"
Else
    txtTerbilang.Text = ""
End If

End Sub

Private Sub Form_Load()
txtGol.Enabled = False
txtKode.Enabled = False
txtStatus.Enabled = False
txtTahun.Enabled = False
txtJabatan.Enabled = False
txtBagian.Enabled = False
txtGapok.Enabled = False
txtTunjangan.Enabled = False
txtTotalg.Enabled = False
txtTerbilang.Enabled = False
End Sub

Private Sub txtTotalg_Change()
On Error Resume Next
If txtTotalg.Text <> "" Then
    txtTerbilang.Text = AngkaTerbilang(txtTotalg.Text) + "Rupiah"
Else
    txtTerbilang.Text = ""
End If
End Sub

Module 3.5
'membuat fungsi angka terbilang
Public Function AngkaTerbilang(ByVal nilai As Currency) As String
Dim satuan As Variant
satuan = Array("", "Satu", "Dua", "Tiga", "Empat", "Lima", "Tujuh", "Delapan", "Sembilan", "Sepuluh", "Sebelas")
Select Case nilai
    Case 0 To 11
        AngkaTerbilang = "" + satuan(Fix(nilai))
    Case 12 To 19
        AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(nilai Mod 10) + "Belas"
    Case 20 To 99
        AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(Fix(nilai / 10)) + "Puluh" + AngkaTerbilang(nilai Mod 10)
    Case 100 To 199
        AngkaTerbilang = "Seratus" + AngkaTerbilang(nilai - 100)
    Case 200 To 999
        AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(Fix(nilai / 100)) + "Ratus" + AngkaTerbilang(nilai Mod 100)
    Case 1000 To 1999
        AngkaTerbilang = "Seribu" + AngkaTerbilang(nilai - 1000)
    Case 2000 To 999999
        AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(Fix(nilai / 1000)) + "Ribu" + AngkaTerbilang(nilai Mod 1000)
    Case 1000000 To 999999999
        AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(Fix(nilai / 1000000)) + "Juta" + AngkaTerbilang(nilai Mod 1000000)
    Case Else
    AngkaTerbilang = AngkaTerbilang(Fix(nilai / 1000000000)) + "Milyar" + AngkaTerbilang(nilai Mod 1000000000)
End Select
End Function



Tugas 3.4





Private Sub cmdbatal_Click()
txtkb.SetFocus
txtkb = ""
txtjb = ""
txtpeng = ""
txttt = ""
txtpener = ""
txth = ""
End Sub

Private Sub cmdkeluar_Click()
End
End Sub

Private Sub cmdlagi_Click()
txtkb.SetFocus
txtkb = ""
txtjb = ""
txtpeng = ""
txttt = ""
txtpener = ""
txth = ""
End Sub

Private Sub cmdproses_Click()

Dim X As String

txttt = "20" & Mid(txtkb, 5, 2)
X = Left(txtkb, 3)
If X = "SIM" Then
txtjb = "SistemInformasiManajemen"
txtpeng = "FadiyaUlfa"
txth = "75900"
ElseIf X = "EDP" Then
txtjb = "Electronik Data Processing"
txtpeng = "NurulAgustina"
txth = "62000"
ElseIf X = "MNJ" Then
txtjb = "Manajemen"
txtpeng = "RianHidayat"
txth = "42000"
ElseIf X = "CDR" Then
txtjb = "Corel Draw"
txtpeng = "SitiNurKhotimah"
txth = "53000"
ElseIf X = "RPL" Then
txtjb = "RekayasaPerangkatLunak"
txtpeng = "WindaErlianti"
txth = "83000"
End If

Dim Y As String
Y = Right(txtkb, 1)

If Y = "A" Then

txtpener = "Andi Offset Yogyakarta"
ElseIf Y = "I" Then
txtpener = "Indah Surabaya"
ElseIf Y = "S" Then
txtpener = "SalembaEmpat"
ElseIf Y = "E" Then
txtpener = "Elek Media Komputindo"
ElseIf Y = "M" Then
txtpener = "Maxicom"
End If

End Sub

Private Sub Form_Load()
txtjb.Enabled = False
txtpeng.Enabled = False
txttt.Enabled = False
txtpener.Enabled = False
txth.Enabled = False
End Sub